Dongkrak Mutu Vokasi, AHM Resmikan Pos AHASS Teaching Factory di SMK Muhammadiyah 3 Weleri

Viwimoto.com – Komitmen dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang siap bersaing di industri otomotif terus diperkuat. Langkah nyata ini diwujudkan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Astra Motor Jawa Tengah dengan menghadirkan fasilitas pendidikan bertaraf Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Fasilitas ini dirancang sebagai wadah bagi para siswa untuk mengasah keterampilan taktis melalui interaksi langsung dengan ekosistem kerja industri, sekaligus memupuk rasa percaya diri dalam meniti karier profesional.

Pengukuhan SMK Muhammadiyah 3 Weleri sebagai Pos AHASS TEFA ke-31 di Indonesia ini disaksikan langsung oleh Bupati Kendal, Hj. Dyah Kartika Permanasari, S.E., M.M. Hadirnya laboratorium berbasis industri di lingkungan sekolah ini bertujuan memberikan akses pengetahuan dan pengalaman belajar yang setara dengan standar operasional pabrikan.

Sekolah “Best of the Best” Penyokong Kawasan Industri

Selain mendapatkan fasilitas TEFA, SMK Muhammadiyah 3 Weleri baru saja dinobatkan sebagai SMK Mitra Binaan Astra Honda Best Of The Best 2025 oleh AHM dalam ajang Festival Vokasi Satu Hati 2026 pada Februari lalu. Dua pencapaian prestisius ini menjadi bukti validitas bahwa sekolah binaan di wilayah Kendal tersebut mampu mencetak lulusan berdaya saing tinggi di bidang teknik otomotif roda dua. Para alumni terampil ini diproyeksikan dapat menyokong transformasi Kendal menjadi kawasan industri yang kompetitif.

“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada PT Astra Honda Motor atas dukungannya yang luar biasa terhadap pendidikan vokasi, hingga mengantarkan SMK Muhammadiyah 3 Weleri menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Sejalan dengan langkah Pemerintah Kabupaten Kendal yang sedang menyiapkan kawasan industri otomotif, kami sangat berharap para alumni andal dari SMK binaan AHM ini dapat terserap secara optimal. Ke depan, kami berharap program hebat ini diperluas ke SMK-SMK lain di seluruh Kendal,” tutur Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari.

Simulasi Industri Nyata dan Layanan Konsumen Umum

Konsep Pos AHASS TEFA dirancang untuk memberikan manfaat dua arah, yakni sebagai media belajar aktual bagi peserta didik dan sebagai pos pelayanan perawatan motor bagi konsumen setia Honda. Di sini, para siswa belajar menangani tantangan riil industri, mulai dari manajemen servis hingga komunikasi pelayanan pelanggan.

“Pengalaman praktik langsung di Pos AHASS TEFA sangat membantu kami dalam memahami standar kerja industri yang sesungguhnya, sekaligus melatih mental kami untuk memberikan pelayanan profesional kepada pelanggan,” ungkap Nasrul Aburizal, siswa kelas XII TSM SMK Muhammadiyah 3 Weleri.

Untuk memastikan pelayanan konsumen berjalan maksimal, fasilitas ini dilengkapi dengan 4 pit kerja aktif yang memiliki kapasitas pengerjaan hingga 16 unit sepeda motor per hari. Konsumen sekitar bisa menikmati beragam layanan terstandarisasi seperti servis berkala, ganti oli, hingga penggantian suku cadang orisinal.

Kualitas Layanan Terjamin Sesuai Standar Global Honda

Meskipun operasionalnya melibatkan siswa, mutu pengerjaan di Pos AHASS TEFA dijamin tetap terjaga. Seluruh siswa yang bertugas merupakan mereka yang telah dinyatakan kompeten melalui Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Astra Honda, serta berada di bawah supervisi ketat dari teknisi ahli diler AHASS Astra Motor Weleri.

Guna menunjang kenyamanan pelanggan, fasilitas TEFA ini juga menyediakan area konsultasi pada front desk, ruang tunggu yang representatif, serta ketersediaan komponen asli melalui Honda Genuine Parts (HGP).

General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, menegaskan bahwa kehadiran lini TEFA ini mengintegrasikan fungsi edukasi akademis dengan pemenuhan kebutuhan purna jual (aftersales) masyarakat di kawasan Weleri.

“Melalui skema Pos AHASS TEFA, siswa tidak sekadar mempraktikkan teori, tetapi langsung mengadopsi budaya kerja, kedisiplinan, dan standar kualitas industri. Kami berharap bekal ini meningkatkan kesiapan mereka dalam memasuki dunia kerja profesional, sekaligus berkontribusi pada kemajuan daerah,” pungkas Ahmad Muhibbuddin.

Sistem TEFA yang dikembangkan oleh AHM beserta jaringan diler utamanya difokuskan untuk menyeimbangkan penguasaan teknik sepeda motor dan aspek bisnis secara profesional. Program ini merupakan bagian dari konsistensi panjang AHM dalam memperkuat pendidikan vokasi tanah air, yang telah dirintis sejak tahun 2010 lewat payung Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*