Viwimoto.com – Penguatan pendidikan vokasi melalui implementasi konsep kemitraan link and match menjadi kunci penting dalam menyelaraskan kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri. Mendukung langkah tersebut, diler utama sepeda motor Honda area Jakarta-Tangerang, PT Wahana Makmur Sejati (WMS), berkolaborasi dengan PT Astra Honda Motor (AHM) meresmikan pengangkatan SMK Citra Nusantara Panongan, Tangerang, sebagai bagian dari jaringan 57 SMK Binaan Honda di bawah naungan WMS.
Masuknya SMK Citra Nusantara Panongan menjadi sarana perluasan penerapan kurikulum Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda yang relevan dengan tren industri otomotif terkini. Lewat program pembinaan ini, proses belajar-mengajar di sekolah dapat mengombinasikan teori dan praktik secara seimbang sehingga siswa mendapatkan keterampilan teknis yang teruji.
Peresmian ini dilakukan setelah sekolah melewati tahap verifikasi bersama AHM dan WMS pada 1 Oktober 2026. Penilaian meliputi kelayakan fasilitas laboratorium praktik, kesesuaian alat peraga sesuai standar pengerjaan Honda, hingga uji kompetensi bagi para tenaga pengajar produktif.
Dalam aspek sumber daya manusia, SMK Citra Nusantara Panongan diperkuat oleh enam guru produktif yang tersertifikasi—tiga guru memegang lisensi tingkat Silver dan tiga guru berlisensi Bronze. Kehadiran tenaga pendidik berkualifikasi ini menjadi fondasi utama dalam mengawal proses pembelajaran yang terarah dan sesuai standar industri.

“Pembinaan SMK menjadi upaya untuk memperkuat implementasi program Link and Match. Kami berharap SMK Citra Nusantara Panongan dapat memanfaatkan kemitraan ini untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, mengembangkan keterampilan siswa, serta menyesuaikan proses pendidikan dengan perkembangan teknologi sepeda motor Honda,” ujar Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.
Perluas Cakupan SHEP dan Sinergi Jaringan AHASS
Pada tahun ajaran 2026/2027, tercatat sebanyak 1.886 siswa-siswi jurusan TSM Honda sedang menempuh pendidikan di 57 SMK Binaan area Jakarta dan Tangerang. Angka ini menegaskan besarnya peran kolaborasi antara institusi pendidikan dan pelaku industri dalam memfasilitasi pembelajaran vokasi yang bermutu.
Keberhasilan program ini juga ditopang oleh keterlibatan aktif jaringan bengkel resmi AHASS. Sinergi ini memfasilitasi para siswa dalam kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL), penyerapan Standard Operating Procedure (SOP) bengkel resmi, serta pemahaman langsung mengenai prosedur perawatan dan perbaikan kendaraan.

Inisiatif penguatan pendidikan vokasi ini bernaung di bawah Satu Hati Education Program (SHEP) yang berfokus pada peningkatan mutu pendidikan kejuruan di Indonesia.
“Kami berharap kemitraan ini dapat dijalankan secara aktif melalui peningkatan kompetensi guru dan siswa, pemanfaatan sarana praktik, serta kolaborasi dengan jaringan AHASS. Dengan sinergi yang berkelanjutan, pendidikan vokasi dapat memberikan manfaat nyata sekaligus mempersiapkan lulusan SMK untuk siap menghadapi tantangan dunia kerja,” tambah pria yang akrab disapa Beni.
Komitmen pembinaan yang berkelanjutan terhadap 57 SMK Binaan di wilayah Jakarta-Tangerang menjadi bagian dari semangat Sinergi Bagi Negeri. Langkah ini menegaskan kontribusi WMS dan AHM dalam mencetak generasi muda yang kompeten, siap pakai, dan berdaya saing di industri otomotif nasional.
Leave a Reply