Andai knalpot aftermarket seperti knalpot TVS Tormax

pemusnahan knalpot racing

Gencarnya rajia knalpot racing/bising belakangan ini, sepertinya tidak membuat jera para penggunanya. Setiap hari ada saja orang yang di tilang karena menggunakan knalpot after market. Seperti membasmi rumput ilalang yang kemudian tumbuh subur kembali setelah di potong.

Sarana penunjang yang menurut vw belum sempurna  dan lengkap, untuk melakukan penindakan / tilang.  Jadi hampir semua knalpot after market di babat habis. Tanpa menggunakan alat pengukur kebisingan suara. Apakah melebihi ambang batas toleransi kebisingan atau tidak.

Harusnya produsen knalpot after market pun harus lebih kreatif, kita ambil contoh, sytem knalpot motor TVS tormax yang mempunyai sytem dual tune / dua lubang knalpot.

dualmfl_tormax2

Pada knalpot TVS tormax ini terdapat dua lubang besar dan kecil. Pada pemakaian normal maka yang akan di gunakan adalah lubang buang yang kecil. Dan ketika menginginkan suara yang sedikit ngebas atau memerlukan aliran gas buang yang sedikit besar.  Maka Lubang  pembuangan yang lebih besar dapat di aktifkan

dualmfl_tormax4

Cara kerja kenalpot ini adalah buka tutup klep yang ada di dalam knalpot. Klep ini berfungsi jika tuas seperti choke di tarik.  Sepeti di gambar

20110705-knalpotTORMAX-1

dualmfl_tormax3

Mungkin desainnya choke bisa di rubah jika di produksi masal untuk motor umum.

20110705-knalpotTORMAX-2

Nah ketika tuas tersebut di tarik. Makan klep di lubang knalpot yang lebih besar akan terbuka. Maka suara pun akan lebih ngebas, dan tarikan akan lebih responsive.  Masuk ke dalam komplek perumahan pun aman, karena kita bisa memilih dan menyesuaikan karakter suara untuk keperlukan, untuk kondisi seperti apa. Karena merubah karakter suara kenalpot, secepat membalikan tangan. Tidak seperti DB killer yang harus bongkar pasang.

Ketika butuh tarikan resfonsif kita buka tuas. Ketika rajia knalpot,  kita tutup tuas knalpot bisingnya.hahaha

Pict by TMC blog

Advertisements

23 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*